Konfigurasi Server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) untuk menetapkan alamat IP ke host klien di jaringan lokal. Sebelum masuk ke settingan DHCP kita harus setting networking nya terlebih dahulu
Jika kita belajar menggunakan 2 komputer kita hanya perlu menggunakan kabel LAN untukSebelum itu mari kita cek adapter kita terlebih dahulu.
kita mempunyai 2 adapter yaitu adapter1 adalah bridge dan adapter2 adalah host-only,sebenarnya dengan bridgeantara HostOS dan GuestOS sudah bisa saling berkomunikasi karena mendapat ip yang satu jaringan,namun ini akankurang efektif karena bridge menggunakan dhcp yang nantinya akan membuat ip server berubah-ubah setiap connectke jaringan.Untuk itu kita juga harus setting Host Only agar server mempunyai IP static yang tetap.
Ket :
# adapter ... adalah bentuk komentar, jika kalian melihat file konfigurasi diawali dengan # maka itu adalah kalimat komentar, dimana baris komentar tidak akan di eksekusi karena hanya dianggap sebagai baris pengingat saja
static adalah fungsi dimana berarti kita akan mengkonfigurasikan jaringan ini secara manual, jika kalian memiliki jaringan dengan konfigurasi otomatis seperti internet atau jaringan dengan gateway lain pastikan gunakan dhcp agar dapat mendapatkan ip address secara otomatis
address disini kita gunakan untuk mendefinisikan alamat ip address untuk debian kita
Lalu restart service network dan cek ip address kita
Lanjut kita setting DHCP server di Linux Debian 11, install service dhcp server yaitu isc-dhpc-server lalu edit beberapa fileyang dibutuhkan
Konfigurasi pada client – windows 11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar